Trias Muslimatika: Menjalani Masa Transisi Menjadi Istri, Ibu, dan Muslimah Berdaya

Rachmaniah Rumai N


 

PUCUKMERA.ID – Menjalani masa transisi menjadi istri, ibu, dan muslimah berdaya tentu saja bukan perkara yang mudah, dibutuhkan semangat, kesabaran , dan manajemen waktu yang baik. Trias Muslimatika adalah sebuah buku yang ditulis oleh Dr. Davrina Rianda. Dr. Davrina Rianda merupakan seorang dokter yang mencintai bidang tulis-menulis. Buku ini merupakan buku yang sangat bermanfaat khususnya untuk muslimah.

Ada sebuah konsep tentang growth mindset. Ketika ada sebuah kesempatan, maka yang harus kita pikirkan bukan tentang bagaimana jika kita gagal, akan tetapi bagaimana jika kita berhasil? atau kesempatan apa yang akan hilang jika kita tidak berani mencobanya? Hal ini membuka pikiran saya untuk berani keluar dari zona nyaman dan mencoba hal baru yang positif. Meskipun kita tidak tahu apakah berhasil atau tidak, setidaknya di balik itu semua ada hikmahnya. Dan kita harus berpikir positif, tidak selalu takut gagal sebelum mencoba. Ada sebuah kata-kata spesial dalam buku ini,“Diamond are really made under preasure”. Jadi, alangkah baiknya untuk berani mencoba mengambil kesempatan yang ada di dalam hidup ini.

Dalam buku ini juga membahas tentang live marrily ever after. Ketika kita menikah, kita harus menerima kekurangan dan kelebihan pasangan kita. Kita menanamkan prinsip mencintai seseorang seumur hidup apa pun kondisinya. Menikah adalah ibadah yang harus dijaga seumur hidup harus dijaga konsistensinya. Dan, menikah itu disegerakan tapi tidak diburu-burukan.

Konsep family value menjadi hal yang sangat penting dalam pernikahan untuk mempersatukan visi dan misi untuk sebuah fondasi yang kokoh. Kemudian konsep power couple,A couple consisting of two people who are each influential or succesfull in their own right.” (oxford dictionary). Dengan adanya konsep ini, maka akan terbina sebuah rumah tangga yang harmonis. Ketersalingan menjadi kunci utama, saling menguatkan, saling support, saling memahami dan lain sebagainya.

Bagian lainnya membahas tentang konsep-konsep parenting, the young mom. Perjuangan menjadi seorang ibu, dalam bagian ini di antaranya membahas tentang tumbuh kembang anak. Aspek apa saja yang harus diperhatikan, konsep “asah, asih, dan asuh” kebutuhan stimulasi, kasih sayang dan kebutuhan fisik. Menjadi orang tua itu sederhana harus memahami bahwa sedari awal anak adalah depeden, anak sangat membutuhkan bimbingan dan kasih sayang dari orang tua. Sangat menarik perhatian mengenai gizi anak, dan cara merawat anak dengan baik.

“The art of parenting in the middle of traffic”. Buku ini menyadarkan saya meskipun kelak menjadi orang tua yang memiliki banyak kesibukan, akan tetapi tetap harus bisa memberi yang terbaik untuk anak. Anak adalah prioritas, anak adalah amanah yang harus dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya.

Buku ini sangat menambah wawasan kita tentang bagaimana kehidupan setelah menikah, bagaimana merawat anak, menjadi istri, ibu, dan manusia yang bermanfaat untuk orang lain guna mencari ridho Allah SWT. Jadi, buku ini sangat cocok untuk muslimah yang ingin membina rumah tangga, agar ke depannya bisa menyesuaikan visi misi dengan pasangan kita, menambah wawasan tentang dunia parenting dan memanajemen waktu dengan baik. Dengan niat, usaha, doa, dan manajemen waktu yang baik, bukan tidak mungkin bahwa kita bisa mengimbangi ketiganya. Semuanya bisa kita lakukan sesuai porsinya, dan kita tetap bisa memberi yang terbaik untuk keluarga, serta orang lain.


Pucukmera.id – Sebagai media anak-anak muda belajar, berkreasi, dan membangun budaya literasi yang lebih kredibel, tentu Pucukmera tidak bisa bekerja sendirian. Kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak. Untuk itu, kami merasa perlu mengundang tuan dan puan serta sahabat sekalian dalam rangka men-support wadah anak muda ini.

Tuan dan puan serta sahabat sekalian dapat men-support kami melalui donasi yang bisa disalurkan ke rekening BNI 577319622 a.n Chusnus Tsuroyya. Untuk konfirmasi hubungi 085736060995 atau email sales@pucukmera.id.

What's your reaction?
0Suka0Banget
Show CommentsClose Comments

Leave a comment