Percakapan Dua Makhluk Melata Perihal Manusia

Farijihan Putri

Komunitas Sastra Kidung Pena


Makhluk melata satu bersikeras, “Aku ingin menjadi manusia.”

Makhluk melata yang lain terbahak, “Kau makhluk melata bodoh.”

Apa yang hebat dari mereka?

Masing-masing memenggal kepala saudaranya.

Mereka diamkan daging itu hingga menjadi bangkai.

Lantas dengan beringas setiap bagian tubuh dicincang.

Diolah menjadi sup untuk makan siang.

Kau pasti sering menyaksikan darah yang diminum menjelang tidur, bukan?

Bukan fenomena asing: sebagian mereka memang berperang melawan sebagian yang lain.

Lalu, apakah dia melihat kaumnya sendiri tidak melakukan itu?

 

Makhluk melata satu masih bersikeras “Kau belum mengenal manusia. Mereka punya cinta.”

Makhluk melata lain masih terbahak, “Hah! Kau mudah ditipu”

Cinta itu milik manusia lemah.

Dengan kecepatan kilat, mereka akan musnah.

Sebaiknya dia berbahagia dilahirkan sebagai makhluk melata.

Tidak hidup dengan sibuk memperebutkan tahta.

 

Makhluk melata satu terus bersikeras, “Aku ingin menjadi manusia, sehingga bisa menikah dengannya.”

Makhluk melata lain terus terbahak, “Kau ini sungguh bebal!”

Manusia menganggap makhluk melata seperti mereka sebagai musuh.

Aku telah hidup berdampingan dengan keturunan mereka selama ribuan tahun.

Sorot mata itu adalah milik seorang pemburu.

Sudah berapa  kali ku katakan, membunuh sesama adalah kebiasaan manusia.

 

Makhluk melata satu tetap bersikeras, “Para pemburu itu adalah manusia jadi-jadian.”

Makhluk melata yang lain berhenti terbahak, “Kau akan menyesal”

Keduanya terdiam.

 

Makhluk melata satu bersikeras dengan suara yang lebih lunak.

“Aku ingin menjadi manusia.”


Pucukmera.id – Sebagai media anak-anak muda belajar, berkreasi, dan membangun budaya literasi yang lebih kredibel, tentu Pucukmera tidak bisa bekerja sendirian. Kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak. Untuk itu, kami merasa perlu mengundang tuan dan puan serta sahabat sekalian dalam rangka men-support wadah anak muda ini.

Tuan dan puan serta sahabat sekalian dapat men-support kami melalui donasi yang bisa disalurkan ke rekening BNI 577319622 a.n Chusnus Tsuroyya. Untuk konfirmasi hubungi 085736060995 atau email sales@pucukmera.id.

What's your reaction?
1Suka1Banget
Show CommentsClose Comments

Leave a comment