Pemilu Beberapa Hari Lagi

PUCUKMERA.ID Terlihat mustahil dunia politik di negeri ini tanpa duit! Sudah berapa dekade ke belakang masyarakat kita ditipu oleh saweran lima tahunan. Beberapa tampak seperti itikad baik dengan membagikan sembako dan selebaran uang pada rakyat, namun nyatanya justru menenggelamkan kepentingan rakyat. 

Aktor politik memiliki kepentingan yang jelas untuk mencapai kekuasan, segala upaya dilakukan untuk mendulang kemenangan. Rakyat, terutama kelas menengah ke bawah memiliki kebutuhan utama untuk menyambung dan bertahan hidup dari hari ke hari. Mendapatkan uang dan sembako cuma-cuma bagaikan sihir yang membuat mereka terperangah. Kata baik, dermawan, dan peduli rakyat dengan mudah mereka berikan pada aktor politik yang memberi sesuatu secara cuma-cuma. 

Pemberian itu biasanya hanya berlangsung sekali saja, setelahnya tidak ada kepastian lagi mereka bisa mendapatkannya kembali. Suara-suara rakyat hanya dibeli dengan beberapa rupiah untuk mendulang kemenangan. Setelah para aktor politik mencapai kemenangan, maka mereka seolah bebas menggunakan kekuasan yang didapatkannya. Dari situ awal mula rakyat akan rugi besar, kebijakan-kebijakan yang tidak pro-rakyat adalah hasil tukar sembako yang diterimanya.  

Sampai saat ini, berharap sistem politik kita berubah bagaikan membangun candi dalam satu malam. Mulai dari elit politik yang gila kekuasaan, aktor politik yang jago obral janji, dan rakyat yang jadi target untuk dikelabui. Cap bahwa pemenangan politik hanya akan diraih oleh yang berduit semakin kencang, sebab kita tahu kebanyakan hal mudah takluk pada duit. 

Coba saja kita lihat Pemilu 2024 ini, dari berbagai caleg yang ada pasti memiliki latar belakang ekonomi yang kuat. Meski, memang ada #calegpinggiran yang berasal dari dukungan kelompok masyarakat bawah, tapi berapa prosentasenya. Saat ini apa yang bisa kita harapkan dari berbagai caleg elit? Mewakili suara rakyat? Ah yang benar saja. 

Memang banyak janji-janji politik yang diobral para caleg, namun semua itu seolah sirna ketika mereka sudah duduk di kursi kekuasaan. Lihat saja agenda-agenda mereka sehari-hari, kalau tidak kunjungan kerja (kunker) ya rapat-rapat parlemen dengan anggaran yang begitu besar. Apa yang dibahas? Apakah melibatkan suara rakyat? Apakah benar memperjuangkan rakyat? Sepertinya jauh dari kata mewakili dan memperjuangkan rakyat.  

Jika para aktor politik berkuasa dan melenceng jauh dari janjinya, maka sering kita lihat berbagai aksi menagih janji yang dilakukan rakyat. Namun, apakah hasil yang didapatkan? Layaknya menagih hutang, mereka yang memiliki janji akan lebih kejam melakukan tindakan pada para penagih janji. Memainkan retorika, menggunakan aparat, dan menjauh dari musyawarah adalah kebiasaan mereka. Janji mereka sirna setelah duduk di posisi yang diinginkan tercapai.  

Pada pemilu kali ini, ada upaya yang seharusnya kita lakukan untuk parlemen yang lebih baik. Baiknya jangan hanya menerima janji-janji politik saja, ajaklah mereka untuk membuat kontrak politik yang sah secara hukum. Kontrak ini akan mengikat antara caleg dan komunitas atau perkumpulan masyarakat. Siapkan poin-poin kontrak politik yang sesuai dengan kondisi lingkungan, kebutuhan, dan kepentingan lingkungan kalian. Ini adalah modal kuat untuk menagih dan meluruskan mereka ketika sudah duduk di parlemen.

Selama uang masih menjadi kunci pemenangan politik, akan sulit untuk mengharapkan kesejahteraan rakyat. Aktor-aktor politik menukarkan uang mereka dengan suara dalam selembar kertas pilih. 

Masyarakat harus mulai memperbaiki daya tawarnya, mengembalikan posisi rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat harus kita kawal agar terwujud. Selama ini pemerintahan kita hanya diisi oleh orang yang ingin duduk dan berkuasa saja namun belum tentu mampu untuk memihak kepentingan rakyat. 

Akibatnya, hanya proses negosiasi dan kompromi yang ada pada forum-forum mereka untuk membahas kepentingan demi kepentingan. Proses tawaran untuk memberikan perbaikan dan perubahan, mendengar keluhan dan aspirasi dari bawah, membawa suara dari bawah, dan mengawal kepentingan bersama seolah menjadi slogan belaka tanpa ada praktiknya. 

Kata wakil rakyat seharusnya juga jelas pemaknaannya, mereka adalah orang yang didorong untuk mewakili masyarakat dalam lingkup tertentu. Saat ini bisa kita lihat para caleg yang ada adalah orang asing di dalam keseharian kita, sebab mereka baru tampak ketika hendak pemilu. Banyak juga caleg yang berasal di luar domisili mencalonkan diri di daerah kalian. Secara sederhana, mereka tidak memiliki kedekatan dari sisi apapun dengan daerah yang akan diwakilinya dan mereka juga tidak pernah tinggal di daerah kalian. 

Apa yang bisa kita harapkan jika para calon wakil tersebut tidak mengenal daerah yang akan dipimpinnya. Ke depan, forum-forum rakyat harus berani mengusung tokoh-tokoh lokal untuk mewakili daerahnya. Jangan hanya mau menerima calon-calon yang muncul dari proses instan partai politik. 

Hemat saya pada pemilu kali ini yang hanya sisa beberapa hari lagi, coba cermati lagi para caleg yang akan mewakili daerah kalian jangan hanya fokus pada pilpres. Para caleg dan partainya yang akan memiliki peran langsung pada daerah kalian. Kebijakan pro rakyat ada di tangan mereka dan partainya, maka kita perlu mencermati betul jejak beberapa tahun ke belakang dan apa agenda mereka ke depan. 

Terakhir, sebagai upaya memberantas politik uang dan menjaga kestabilan posisi kekuasaan di parlemen, baiknya kita menolak untuk memilih para caleg yang memberikan kita uang. Sebab, mereka akan berhitung untuk mengembalikan modal yang sudah dikeluarkannya. Kemudian, memilih caleg lokal yang diangkat oleh rakyat bisa menjadi pilihan, jika tidak ada yang demikian serendah-rendahnya adalah memilih caleg dari partai-partai cilik.  

Panduan Menjadi Oposisi yang Baik dan Bermartabat

Menunggu 22 Mei, Netizen Bisa Apa?


Pucukmera.id – Sebagai media anak-anak muda belajar, berkreasi, dan membangun budaya literasi yang lebih kredibel, tentu Pucukmera tidak bisa bekerja sendirian. Kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak. Untuk itu, kami merasa perlu mengundang tuan dan puan serta sahabat sekalian dalam rangka men-support wadah anak muda ini.

Tuan dan puan serta sahabat sekalian dapat men-support kami melalui donasi yang bisa disalurkan ke rekening BNI 577319622 a.n Chusnus Tsuroyya. Untuk konfirmasi hubungi 085736060995 atau email sales@pucukmera.id.

 

What's your reaction?
0Suka0Banget
Show CommentsClose Comments

5 Comments

  • Angel
    Posted April 6, 2024 at 11:57 am 0Likes

    Good day! This post could not be written any better!
    Reading this post reminds me of my old room mate!
    He always kept talking about this. I will forward this
    write-up to him. Fairly certain he will have a good read.
    Many thanks for sharing!

    Feel free to surf to my web page – vpn coupon code 2024

  • Georgetta
    Posted April 6, 2024 at 5:57 pm 0Likes

    I was recommended this web site by way of my cousin. I am not certain whether this put up is written by way of him as no
    one else recognise such specified about my difficulty.
    You are amazing! Thank you!

    Look into my blog – vpn special coupon

  • Elaine
    Posted April 9, 2024 at 12:55 pm 0Likes

    Hello, Neat post. There is an issue with your website in web explorer,
    would check this? IE nonetheless is the market chief and a huge element of folks will miss your fantastic writing because of this problem.

    Here is my page vpn special coupon

  • Juana
    Posted April 11, 2024 at 12:22 am 0Likes

    It’s a pity you don’t have a donate button! I’d most certainly donate to this superb
    blog! I guess for now i’ll settle for bookmarking and adding your RSS feed to my Google account.
    I look forward to brand new updates and will share
    this site with my Facebook group. Chat soon!

    My blog :: vpn coupon code 2024

  • Grady
    Posted May 15, 2024 at 10:08 pm 0Likes

    Greetings! Very helpful advice within this article! It is the little changes which will make the
    greatest changes. Thanks a lot for sharing!

    Also visit my web-site facebook vs eharmony to find love online

Leave a comment