Islamic Parenting: Pendidikan Anak Metode Nabi

Rachmaniah Rumai Noor


PUCUKMERA.ID — Hidup menjadi orang tua bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan banyak ilmu agar dapat menjadi sebaik-baiknya orang tua atau untuk memberikan yang terbaik bagi buah hati kita. “Islamic Parenting” adalah sebuah buku yang ditulis oleh Syaikh Jamal Abdurrahman. Buku ini sangat bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai bekal untuk kesiapan menjadi orang tua terbaik. Orang tua yang dapat memikul amanah dan tanggung jawab yang besar untuk buah hatinya.

Dalam buku ini di setiap babnya terdapat pembagian berdasarkan kategori usia, yaitu dibedakan menjadi lima bagian: pendidikan usia 0-3 tahun, pendidikan usia 4-10 tahun, pendidikan usia 11-14 tahun, pendidikan usia 14-18 tahun, serta pendidikan pranikah. Orang tua memiliki peran sangat penting dalam pendidikan anak ini di setiap usianya.

Pendidikan anak usia 0-3 tahun yakni dimulai sejak anak tersebut dalam kandungan. Seputar berdoa untuk bayi, kemudian kewajiban-kewajiban yang dilakukan oleh kedua orang tuanya ketika anak tersebut sudah lahir, seperti memberi nama yang baik, menyayangi setulus hati dan mendoakan kebaikan-kebaikan. Tak lepas juga membahas seperti aqiqah, mencukur rambut bayi dan khitanan. Seorang ibu berkewajiban menyusui sedangkan seorang ayah berkewajiban mencari nafkah. Yang paling penting yakni mengajarkan kalimat tauhid dan mengajarkan salat berjamaah. Bab pertama ini membahas banyak hal yang sangat bermanfaat yang harus dilakukan oleh orang tua untuk mendidik anak seusia tersebut.

Pendidikan anak usia 4-10 tahun. Pokok utamanya yaitu tak lepas dari nasihat dan doa-doa yang kuat. Pengajaran akhlak mulia terkait etika, sopan santun, etika makan yang baik dan lain sebagainya cukup detail dibahas dalam buku ini terkait penjelasan untuk orang tua dalam mendidik anak usia tersebut karena dalam usia ini anak sudah harus diberi pengarahan baik dari segi agama, akhlak, akademik, maupun cara bersosialisasinya dengan orang lain.

Pendidikan anak usia 10-14 tahun. Pada usia ini anak juga harus terus menerus diajarkan terkait etika. Apabila anak melakukan kesalahan maka bagaimana cara menghukumnya yang halus. Membahas juga tentang aturan memukul, hal-hal yang dilarang dalam memukul anak. Kemudian juga cara menasihati anak dengan sebijaksana mungkin. Terlebih pada usia ini anak sudah harus diajarkan tentang aurat, dan tentang larangan anak laki-laki untuk menyerupai anak perempuan. Karena pada usia ini terkadang anak mudah terpengaruh oleh lingkungan atau teman-temannya oleh karena itu orang tua sudah harus bijaksana memberi nasihat atau hukuman yang halus tetapi mengena dalam ingatan dan hati sang anak.

Pendidikan anak usia 15- 18 tahun. Di sini orang tua juga terus berperan dalam mendukung, menasihati, membimbing anak. Baik terkait akhirat maupun duniawi orang tua harus turut serta sebaik-baiknya menemaninya berproses dalam menjalani kehidupannya. Terkait akhirat yakni orang tua wajib mengajarkan anak menjaga Tauhid tetap berada dalam jalan yang Allah ridai, kemudian cinta Al-quran, menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabat-sahabat nabi. Terkait duniawi dukungan orang tua juga menjadi aspek penting akan kesuksesan seorang anak tersebut. Ketika anak sudah memiliki bidang keahlian yang disukainya selama hal tersebut tidak melanggar syariat islam maka orang tua sebisa mungkin memberikan dukungan dan semangat terbaik untuk anaknya. Orang tua tidak boleh membiarkan anaknya bermalas-malasan apalagi di usia muda ini. Orang tua harus memberi solusi untuk anaknya agar dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya serta mengisi waktu luang dengan berbagai hal yang positif. Kemudian bab selanjutnya yaitu pendidikan pranikah. Tidak sampai di sini bahkan saat anak memasuki usia pranikah peran orang tua masih sangat dibutuhkan.

Pada bagian terakhir buku ini yakni berjudul pesan-pesan Luqman berkaitan dengan pendidikan anak. Pesan tersebut mencakup lima hal yaitu yang paling penting: jangan berbuat syirik, kemudian Allah mengetahui keadaan hamba-Nya, dirikan salat amar makruf nahi munkar, dan sabar, jangan sombong dan bersikaplah netral.

Prioritas utama dalam sistem pendidikan Islam adalah menuangkan materi terkait agama dan akhlak, kemudian barulah akademik. Dan di setiap usia anak, peran orang tua sangat dibutuhkan. Buku ini sangat menambah wawasan kita tentang pendidikan anak sesuai dengan nilai-nilai islam. Buku ini juga tertuang kisah-kisah yang terjadi pada jaman nabi Muhammad. Untuk yang belum menikah maupun yang sudah menikah buku ini sangat penting untuk dipelajari agar kita dapat menjadi orang tua yang baik dan anak kita pun juga tumbuh menjadi sebaik-baiknya anak yang terjaga dari hal-hal yang buruk, serta berguna bagi agama dan bangsa.


Pucukmera.id – Sebagai media anak-anak muda belajar, berkreasi, dan membangun budaya literasi yang lebih kredibel, tentu Pucukmera tidak bisa bekerja sendirian. Kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak. Untuk itu, kami merasa perlu mengundang tuan dan puan serta sahabat sekalian dalam rangka men-support wadah anak muda ini.

Tuan dan puan serta sahabat sekalian dapat men-support kami melalui donasi yang bisa disalurkan ke rekening BNI 577319622 a.n Chusnus Tsuroyya. Untuk konfirmasi hubungi 085736060995 atau email sales@pucukmera.id.

What's your reaction?
0Suka0Banget
Show CommentsClose Comments

Leave a comment