Hikayat Padi

Lusa Indrawati

Anggota COMPETER (Community Pena Terbang)


Tanah adalah ibu yang mengandungmu pada ribuan benih.

Hujan senantiasa ikhlas menitisi hingga pecahlah benihmu.

Bercukul lalu tumbuh.

Disemai petani dengan doa-doa lirih.

Kala tandur, tak kutemui semangat petani mundur demi merajut segenggam syukur.

Saat terik memamah kulit.

Mengucur deras peluh kening.

Kerumunan hama menyergap.

Dengan tabah petani menjaga.

Agar tubuhmu tetap tumbuh tegak berwibawa.

Merunduk meninggi, merunduk meninggi menaung isi.

Memberi makna hidup yang hakiki.

Atas sabar yang dihirup lewat harum jerami

Saat musim panen tiba.

Tubuh padi menguning keemasan.

Memangku doa-doa dengan rekah harapan.

Mengisi celung lesung.

Tempat segala jerih tertampung.


Pucukmera.id – Sebagai media anak-anak muda belajar, berkreasi, dan membangun budaya literasi yang lebih kredibel, tentu Pucukmera tidak bisa bekerja sendirian. Kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak. Untuk itu, kami merasa perlu mengundang tuan dan puan serta sahabat sekalian dalam rangka men-support wadah anak muda ini.

Tuan dan puan serta sahabat sekalian dapat men-support kami melalui donasi yang bisa disalurkan ke rekening BNI 577319622 a.n Chusnus Tsuroyya. Untuk konfirmasi hubungi 085736060995 atau email sales@pucukmera.id.

What's your reaction?
1Suka0Banget
Show CommentsClose Comments

Leave a comment