Bertemanlah dengan Waktu

De Eka Putrakha


Hari ini tidak akan sepi jikalau hati tidak benar-benar sendiri.

Terkadang kegetiran menyumpah serapah.

Putaran waktu yang berlarian meninggalkan duka.

Lantas keheningan menjadi ceracau dalam bisikkan.

Mengutuk hati yang tidak berpendirian.

Pergilah, bawa lari derita!

 

Waktu tidak akan melambat hanya untuk menunggu duka sirna.

Melangkah menjadi salah satu cara menginjak duri-duri.

Agar kesakitan itu menjadi rintihan.

Atau mengubah ceracau serta sumpah serapah menjadi-jadi.

Hingga hati tak akan lagi sepi.

 

Kesakitan telah benar-benar dirasakan.

Keheningan telah sebenarnya menghujam.

Bertemanlah dengan waktu, ajak serta membawamu pergi.

 

Berlarilah sekencang-kencangnya.

Hingga melupakan duri-duri menjadi tak berarti.

Langkah takkan berhenti seraya membawa pergi derita.

Suatu saat nanti derita takkan ada lagi dalam cerita.


Pucukmera.id – Sebagai media anak-anak muda belajar, berkreasi, dan membangun budaya literasi yang lebih kredibel, tentu Pucukmera tidak bisa bekerja sendirian. Kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak. Untuk itu, kami merasa perlu mengundang tuan dan puan serta sahabat sekalian dalam rangka men-support wadah anak muda ini.

Tuan dan puan serta sahabat sekalian dapat men-support kami melalui donasi yang bisa disalurkan ke rekening BNI 577319622 a.n Chusnus Tsuroyya. Untuk konfirmasi hubungi 085736060995 atau email sales@pucukmera.id.

What's your reaction?
1Suka0Banget
Show CommentsClose Comments

Leave a comment