“SAMPAIKAN”: Kita tidak pernah tahu apa yang ada di kepala setiap orang

Share

Berbeda dengan lagu-lagu pada mini album “No Make Up” yang digarap di Jakarta. Lagu terbaru “Sampaikan” diproduksi sendiri oleh Coldiac di Malang.

Single ini menjadi lagu pertama yang dirilis dalam bahasa Indonesia. “Sampaikan” ditulis oleh Derry (Keyboard/Synth) dan Sambadha (Vocal) ditengah pandemik COVID-19.

Secara arahan musik, “Sampaikan” dipengaruhi oleh banyak lagu pop Indonesia pada era 90-an seperti Dewa 19, KLa Project, Potret dan lainnya. Terdengar dari pemilihan suara keys dan gitar yang cukup vintage, terutama pada akhir lagu yang terdapat bagian solo gitar.

Melalui single terbaru ini, Coldiac ingin menyampaikan pesan bahwa kita tidak pernah tahu apa yang ada di kepala setiap orang. Maka dari itu perlu untuk menyampaikan isi kepala atau pesan tersebut.

“Ide lagu ini berangkat dari sesuatu yang dekat dengan keseharian kita, seperti momen menyatakan sesuatu ke orang lain tapi ragu sehingga akhirnya dipendam. Padahal hidup itu cukup singkat untuk memiliki penyesalan,” ungkap Sambadha.

“Pemilihan lirik berbahasa Indonesia bikin rilisan terbaru Coldiac terasa beda, walaupun secara musik tetap punya benang merah dengan EP terdahulu. Lagu ini dapat menjadi awalan baik untuk Coldiac,” ungkap Adryanto Pratono, CEO JUNI Records

Elemen Indonesia juga dibawa oleh Coldiac di video klip dengan mengambil latar Gunung Bromo guna menguatkan pesan dari lagu “Sampaikan”.

“Di video klip ini gue menghamparkan simbol-simbol komunikasi di padang pasir Gunung Bromo. Personil Coldiac tampil mewakili ragam akibat jika terdapat suatu pesan yang tidak tersampaikan,” bilang Prialangga, sang sutradara video klip.

“Sampaikan” sudah bisa didengarkan di aplikasi layanan streaming dan sudah bisa di-request di radio-radio kesayangan. Video klip-nya akan tayang di kanal Youtube Coldiac

Link Video


Coldiac – Sampaikan
Lirik

Jika dunia runtuh esok hari
tenggelamkan waktu yang tak berarti
kau mungkin tak akan bisa lari lagi

Jika hari ini kau sadari
diam takkan pernah bisa akhiri
coba tuk ungkapkan semua dan akui

Sampaikan keruhnya menyimpan rasa sejak lama
baiknya kau kira “tak juga”
sampaikan derasnya rasa yang sebelumnya hanya kau putuskan untuk disimpan dunia

Kau terus rajut rasa yang tak terkendali
sisakan luka yang pasti, yang pasti kan terobati
hanya kau, hanya kau yang bisa ungkap dan akui

Sampaikan keruhnya menyimpan rasa sejak lama
baiknya kau kira “tak juga”
sampaikan derasnya rasa yang sebelumnya hanya kau putuskan untuk disimpan dunia

Sampaikan keruhnya menyimpan rasa oh sampaikan derasnya


Pucukmera.ID – Sebagai media anak-anak muda belajar, berkreasi, dan membangunkk budaya literasi yang lebih kredibel, tentu Pucukmera tidak bisa bekerja sendirian. Kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak. Untuk itu, kami merasa perlu mengundang tuan dan puan serta sahabat sekalian dalam rangka men-support wadah anak muda ini.

Tuan dan puan serta sahabat sekalian dapat men-support kami melalui donasi yang bisa disalurkan ke rekening BNI 577319622 a.n Chusnus Tsuroyya. Untuk konfirmasi hubungi 085736060995 atau email sales@pucukmera.id.

Tinggalkan Balasan