Manusia Utuh

Share

M. Syirodzul Munir
Penyuka Sajak


Di badan sang waktu, aku di sana.
Di jiwa sang waktu, aku pun di sana.
Terlahir setiap hari dari rahim sang waktu, menjadikan aku manusia baru.

Mencari dan terus mencari.
Memahami dan terus memahami.
Memilah maupun memilih.

Ku susuri lorong-lorong tanda tanya dunia.
Di mana tersimpan banyak misteri di dalamnya.

Nampak jelas burung-burung terbang bebas mengelilingi cakrawala.
Nampak jelas pula, aku, yang masih terikat oleh cengkeraman dunia.

Belum.
Rasanya aku belum menjadi manusia bebas.
Tidak  memerintah ataupun diperintah.

Ingin rasanya membebaskan jiwaku.
Menari bagaikan kupu-kupu.
Hingga menjadikan aku manusia yang utuh.

Di tengah hamparan mawar sejuta bunga yang sedang mekar.
Tidak menjadikan ia gaduh melainkan utuh.
Melukiskan wajah demokrasi antara aku dan semesta.
Sebagai bentuk alur kisah fiksi milik sang maha kuasa.


Pucukmera.id – Sebagai media anak-anak muda belajar, berkreasi, dan membangun budaya literasi yang lebih kredibel, tentu Pucukmera tidak bisa bekerja sendirian. Kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak. Untuk itu, kami merasa perlu mengundang tuan dan puan serta sahabat sekalian dalam rangka men-support wadah anak muda ini.

Tuan dan puan serta sahabat sekalian dapat men-support kami melalui donasi yang bisa disalurkan ke rekening BNI 577319622 a.n Chusnus Tsuroyya. Untuk konfirmasi hubungi 085736060995 atau email sales@pucukmera.id.

Tinggalkan Balasan